Rabu, 07 Oktober 2015

M5 BAB 1 PENDAHULUAN

                           ANALISA SISTEM ANTRIAN GUNA MENGOPTIMALKAN

                                  PELAYANAN NASABAH PADA TELLER DI PT. BANK

                                                          SYARIAH MANDIRI

                                                                     




                                                                     BAB I

                                                            PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
 
Mengantri merupakan suatu aktivitas yang sering terjadi sehari-hari di dalam

kehidupan. Karena mengantri mengajarkan budaya hidup yang tertib. Namun sering

kali,  antrian  yang  sangat  panjang  dan  begitu  lama  dapat membuat efek jenuh

bagi pelanggan dan berujung merugikan pihak yang membutuhkan pelayanan.

Bahkan banyak pelanggan yang kecewa dan nantinya menimbulkan citra yang kurang

baik bagi perusahaan.

Proses antrian merupakan suatu proses yang berhubungan dengan kedatangan

pelanggan  pada  suatu  fasilitas  pelayanan,  menunggu  dalam  baris  antrian  jika

belum  dapat  dilayani,  setelah  dilayani  dan  akhirnya  meninggalkan  fasilitas

tersebut  sesudah  dilayani  (Ersyad  Ahmad  Z,  2012).  Proses  antrian ini sering

sekali dijumpai pada tempat-tempat umum, termasuk diantaranya penyedia layanan

jasa seperti contohnya pada Bank.

“Bank  adalah  badan  usaha  yang  menghimpun  dana  dari  masyarakat 

dalam bentuk  simpanan,  dan  menyalurkannya  kepada  masyarakat  dalam  bentuk

kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup

masyarakat banyak” (Ahmad Rodoni, 2006 : 21).

Setiap  bank  harus  berusaha  meningkatkan  daya  saingnya.  Salah  satu

unsur  daya  saing  yang  sangat  peka  dan  mengunggulkan  suatu  bank  adalah

mutu  pelayanan  melalui  peningkatan  kualitas  Sumber  Daya  Manusia,

penggunaan  teknologi  yang  canggih,  perbaikan  sistem dan  prosedur,  dan

sebagainya.

Aktivitas  operasi  pada  suatu  bank  meliputi  seluruh  transaksi  yang terjadi 

di  bank  tersebut  seperti,  pembukaan  rekening,  penyetoran  dan penarikan 

tabungan,  transaksi  giro,  penarikan  cek  dan wesel,  transfer  dana, dan sebagainya.

Setiap transaksi atau kegiatan yang berhubungan dengan uang tunai  akan  dilayani 

oleh teller. Untuk  mendapatkan  pelayanan  tersebut nasabah harus mengantri, guna

terciptanya ketertiban. Dan  kenyataan yang terjadi  disini  adalah  nasabah  harus 

mengantri  dan  menunggu  sebelum mendapatkan pelayanan dari teller.

Sebenarnya  semua  permasalahan  antrian  tersebut  dapat  diatasi  dengan

menggunakan  metode  teori  antrian.  Metode  teori  antrian  adalah  suatu  alat  yang

bertujuan  meminimumkan  waktu  antrian,  sehingga  menguntungkan  kedua  belah

pihak baik dari pelanggan yang dilayani maupun pelayan yang melayani. 

Didalam metode teori antrian terdapat sistem input, proses, output. Input pada

metode antrian adalah mereka  yang menghendaki pelayanan dari sebuah fasilitas

yang menawarkan jenis pelayanan, proses adalah kegiatan tertentu untuk melayani

permintaan  pelanggan,  output  adalah  pelanggan  yang  telah  selesai  dilayani  di

dalam fasilitas pelayanan (Siswanto, 2007).

 
1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan  uraian  latar  belakang  yang  mendasari  penelitian  ini  maka,

perumusan  masalah  yang  akan  menjadi  objek  kajian  dalam  penelitian  ini  adalah

sebagai berikut :

1. Berapa  waktu  antrian  untuk pelayanan teller di PT. Bank Syariah Mandiri?

2. Bagaimana  kinerja  sistem  antrian  yang  ada  pada  proses  transaksi  di  PT.

Bank Syariah Mandiri?

3. Bagaimana  pengoptimalan  pelayanan  nasabah  dengan  menggunakan  teori

antrian  pada  PT.  Bank Syariah Mandiri?

 
1.3 Batasan Masalah
Suatu  pembatasan  masalah  jelas  diperlukan  agar  ruang  lingkup  dalam

kegiatan  penelitian  ini  terarah  terhadap  tujuan  yang  ingin  dicapai  nantinya.

Adapun batasan masalah yang dimaksudkan adalah sebagai berikut :

1. Satuan waktu yang digunakan menggunakan jam.

2. Tidak menghitung analisis biaya.

3. Penelitian  antrian  hanya  dilakukan  di  teller PT. Bank Syariah Mandiri

4. Hanya  menggunakan  model  antrian  Kanal  Tunggal  Fase  Tunggal  (Single

Channel Single Phase).

5. Uji asumsi distribusi data hanya menggunakan software SPSS 17.

 
1.4 Tujuan

 Setelah  mengetahui  rumusan  masalah  yang  akan  mendasari  penelitian  ini

maka  kita  dapat  menentukan  tujuan  yang  lebih  tepat  dan  terarah  terhadap

kegiatan yang akan dilakukan. Adapun tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengukur  waktu  antrian  di  teller PT. Bank Syariah Mandiri

2. Untuk  menganalisis suatu kinerja  sistem  antrian  yang  saat  ini  digunakan

pada  proses  transaksi  di  PT. Bank Syariah Mandiri

3. Untuk  menganalisis cara  pengoptimalan  pelayanan  nasabah  dengan

menggunakan  teori  antrian  di  PT. Bank Syariah Mandiri

 
1.5 Metode Pengambilan Data
Penelitian ini dilakukan  di teller PT. Bank Syariah Mandiri.  Jenis  data  yang 

digunakan  dalam penelitian ini berupa data kuantitatif  yaitu data yang berbentuk

angka-angka dan dapat  dihitung.  Sumber  data  yang  digunakan  dalam  penelitian 

ini  adalah  data primer,  yaitu  data  nasabah yang mengantri di teller PT. Bank

Syariah Mandiri.

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan laporan ini

adalah:

1. Metode Observasi.

Dilakukan pengamatan langsung di teller PT. Bank Syariah Mandiri.

2. Studi Literatur.

Membaca buku-buku pedoman yang berkaitan dengan metode antrian dan

materi-materi yang berhubungan dengan materi penelitian ini.

 
1.6 Sistematika Penulisan.
BAB I Pendahuluan.
 
Pada bab ini dijelaskan secara garis besar tentang latar belakang masalah,

rumusan  masalah,  batasan  masalah,  tujuan  penelitian,  metode  pengambilan  data

dan sistematika penulisan.

BAB II Landasan Teori.

Pada bab ini diterangkan secara singkat teori antrian yang digunakan untuk 

melakukan  penelitian.  Berhubungan  dan  berkaitan  dengan  masalah  yang  akan 

dibahas  serta  merupakan  tinjauan  kepustakaan  yang  menjadi  kerangka  dan

landasan berfikir pada proses pemecahan masalah penelitian.

BAB III Metodologi Penelitian.

Pada bab ini menguraikan cara pengambilan dan  pengolahan data dengan

menggunakan alat-alat analisis yang sesuai dengan pembahasan seperti lokasi dan

waktu penelitian, pengolahan data dan alur pengolahan data.

BAB IV Pengumpulan dan Pengolahan Data.

Berisi  data  awal  yang  selanjutnya  diolah  menjadi  informasi  yang  akan

dibahas  pada  bagian  analisis.  Seperti  gambaran  umum  antrian  pada  loket  masuk

sepeda motor di Kampus A Universitas Mercu Buana.

BAB V Analisa Hasil.

Membahas  tentang  keterkaitan  antara  faktor-faktor  dari  data  yang

diperoleh  dari  masalah  yang  diajukan  kemudian  menyelesaikan  masalah  tersebut

dengan  metode  yang  digunakan  dan  menganalisa  proses  dan  hasil  penyelesaian

masalah.

BAB VI Kesimpulan dan Saran.

Pada  bab  ini  menguraikan  tentang  kesimpulan-kesimpulan  yang  dapat

diambil  melalui  penelitian  yang  telah  dilakukan.  Penarikan  kesimpulan  ini

merupakan  jawaban  dari  tujuan  yang  telah  ditetapkan  sebelumnya.  Selanjutnya

diberikan saran-saran yang diperlukan untuk penelitian selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar