Industri
dapat dipandang sebagai kegiatan untuk mengolah suatu input melalui proses
produksi sehingga dihasilkan output yang memiliki nilai tambah. Kegiatan
mengolah input tersebut tentunya tidak lepas dari peran sumber daya manusia
yang bertindak sebagai operator dalam menjalankan dan mengendalikan proses
produksi tersebut serta fasilitas-fasilitas produksi, seperti mesin-mesin
produksi.
Dengan
demikian aktifitas penjadwalan produksi yaitu proses pengalokasian beban kerja
ke masing-masing bagian atau departemen dapat mempengaruhi kinerja perusahaan
secara keseluruhan, yang nantinya akan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan
konsumen / consumer satisfication. Namun kenyataan menunjukkan banyak
perusahaan yang kurang memperhatikan pentingnya aktifitas penjadwalan produksi.
Padahal aktifitas penjadwalan produksi dapat mempengaruhi tingkat utilisasi
fasilitas produksi perusahaan, kapasitas produksi, dan kelancaran proses
produksi.
Untuk memenuhi pesanan secara
efisien dan efektif dibutuhkan sebuah proses produksi yang berjalan dengan
lancar, perusahaan memerlukan suatu penjadwalan proses produksi yang baik pula.
Dengan penjadwalan proses produksi yang terencana secara teratur, perusahaan
tidak hanya dapat mempersingkat waktu tunggu pelanggannya, perusahaan tersebut
juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas serta menghemat penggunaan
sumber daya yang ada.
Bedworth (1987)
mengidentifikasikan beberapa tujuan dari aktivitas penjadwalan, adalah sebagai
berikut:
- Meningkatkan penggunaan sumber daya atau mengurangi waktu tunggunya, sehingga total waktu proses dapat berkurang dan produktivitas dapat meningkat.
- Mengurangi persediaan barang setengah jadi atau mengurangi sejumlah pekerjaan menunggu dalam antrian ketika sumber daya yang ada masih mengerjakan tugas yang lain. Teori Baker mengatakan, jika aliran kerja suatu jadwal konstan, maka antrian yang mengurangi rata-rata waktu alir akan mengurangi rata-rata persediaan barang setengah jadi.
- Mengurangi beberapa kelambatan pada pekerjaan yang mempunyai batas waktu penyelesaian sehingga akan meminimalisasi penalty cost (biaya kelambatan).
- Membantu pengambilan keputusan mengenai perencanaan kapasitas pabrik dan jenis kapasitas yang dibutuhkan sehingga penambahan biaya yang mahal dapat dihindarkan.
Dengan penjadwalan yang lebih baik
perusahaan dapat lebih memuaskan pelanggan dalam hal pemenuhan pesanan dari
segi waktu,di samping itu perusahaan juga dapat lebih hemat dalam penggunaan
sumber daya yang ada. Penjadwalan produksi merupakan kegiatan yang sangat
penting di dalam perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus dapat membuat
penjadwalan produksi sebaik mungkin agar dapat membuat pekerjaan tersebut
efisien serta efektif dengan mempertimbangkan beberapa langkah untuk membuat
penjadwalan yang baik dai beberapa metode.
![]() |
| Gambar 1. Mindmap Penjadwalan Produksi |
Sumber:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar